nuffnang
s
Tuesday, 10 December 2013
test, struggle & trial
From al Ankabut:2 - "Patutkah manusia menyangka bahawa mereka akan dibiarkan dengan hanya berkata 'kami beriman', sedang mereka tidak diuji?"... Sepertimana Fahri dalam ayat-ayat cinta, seorang lelaki soleh yang difitnah zina, tiada jaminan bahawa dengan menjadi lelaki soleh, dia tidak akan diuji... kerana sebagai hamba Allah, kita sentiasa layak diuji... Rasa memiliki itu perlu dihancurkan dan dijadikan wacana untuk menyedarkan bahawa hati harus mengikhlaskan kehambaan kepadaNya..kerana segalanya milik Allah... dan segala nikmat itu boleh ditarik bila-bila masa...
Saturday, 7 December 2013
hot topic=)
Had lunch @ my grandparent's house (with or without special menu, i still love my grandparent very much)... & as usual, with few family members & relatives in the process of getting married soon, the favourite topic was always up & always rebound back to me (perhaps the only one yang stay single amongst my relative dalam range umur 24-30)... Having face the so-called 'arranged meeting/marriage' (which i always escape -& err x fikir panjang terus tak nak) banyak kali sangat with different person sampai fed up(i'm thankful having relative that concern, but i'm going to share my opinion here... Since i know my knowledge is limited, i welcome experts to to correct me if i'm wrong)...
1) jodoh terbahagi kepada dua, iaitu sunnatullah(atas usaha sendiri) atau kudratullah(special gift from Allah to his loyal servant- datang sendiri tapi bagi yang betul-betul bertuah sahaja)...
2) cara: either ikut pilihan orang baik atau menjadi orang baik
3) jodoh, from my view of point, lebih kepada ketentuan tuhan/ takdir yang telah tertulis di Luh Mahfuz... klu memang bukan jodoh, datangla calon perfect mana pun, hati takkan terbuka untuk terima... Again, jika calon tu dah baik, mungkin Allah takdirkan hamba Allah baik yang lain sebagai jodoh... Hari-hari jumpa pun, bila bukan jodoh, xkan bersatu jugak... Katalah, ade banyak choice, klu bukan jodoh, hati tKkan terpaut pun / jika terpaut, tak ke mana@going nowhere jugak... Ilmu manusia yang terbatas takkan dapat mengatasi ilmu Allah yang luas... Sesuatu yang kelihatan indah itu mungkin tak baik bagi seseorang (remember, boleh jadi kamu benci sesuatu padahal ia baik bagimu & sebaliknya)...
Tapi, klu memang jodoh, insyaallah dipermudahkan... Yang tak kenal langsung pun boleh rasa a stranger yang memang jodoh dia tu boleh menjadi pelindung...
Konsep yang sama jugak untuk masa berkahwin... Klu dah sampai masa, xde sape boleh menghalang... family xsetuju ke/whatever rintangan & halangan, akhirnya tetap bersatu...Klu bukan, buatla macam mane pun, xkan terjadi jugak
4) hati kita milik Allah... Mudah untuk Allah membolak-balikkan hati... the best way, mintak allah tetapkan hati jika itu yang terbaik.. & pertemuan tu pun di tangan Allah...
5) hook up to Allah, Allah will hook you up.. Let's check the relationship with the Almighty, yang maha pemurah & pemberi rezeki... If, let's say, at the end, memang jodoh tak kunjung tiba,, then tak rugi ape-ape sebab Allah knows what's the best untuk setiap hambaNya....
6) tak perlu menghina mereka yang masih belum berkahwin walaupun umur semakin meningkat... Rezeki setiap orang tak sama... Takde rezeki dalam bentuk jodoh, maybe rezeki datang dalam bentuk kawan yang baik(without responsibilities))... Lagipun, bahagia comes from within... Bukan pada faktor luaran... Duit banyak, husband perfect, jika hati tak bersyukur / qanaah dengan apa yang ada, tak bahagia jugak... Every high end tu selalunya akan membawa kepada keinginan lain yang lebih hebat.. Jika sumber bahagia bergantung pada pencapaian, sekiranya pencapaian tu hilang, for sure takkan bahagia... lagipun, apa yang menjadi milik kita aadalah pinjaman dari Allah... Jika Allah nak tarik balik nikmat tersebut, sekelip mata boleh hilang segala-galanya..
Thursday, 5 December 2013
flood: natural disaster
Banjir: mungkin fenomena alam yang biasa bagi yang tak terjejas... But i do know the implication to those yang badly affected.... Even yang paling ringan pun dah rasa susah(stranded xleh balik rumah)/ bagi sesetengah kawasan yang dikelilingi area banjir, xleh keluar ke mana-mana hatta untuk membeli makanan/ maybe just rely on egg/anchovies untuk makan), apelagi yang memang hidup dalam ketakutan paras air tiba-tiba naik sampai tenggelam pusat pemindahan/rumah, bekalan makanan yang scarce, perhaps no electric/insufficient water/electric supply, what's more with babies & anak kecik2 atau family members yang bedridden, xde pakaian untuk tukar, stranded dengan condition rumah yang xleh nak agak setakat mana teruknya & possibility of barang-barang berharga rosak/hilang/dihanyutkan air (lagi teruk klu memang dah susah, harta sedia ada dah xde, sumber kewangan yang terhad untuk teruskan hidup & of course, unexpected rising price of daily necessities lebih menambahkan beban)... I'm not being insensitive when i posted my childhood memories, it's just that tiny details are priceless bila besar... & i understand, with deep empathy & sympathy the mental & physical torture of flood victim... Hence, I welcome any fundraising events/ideas to help them...
banjir: childhood memories
Banjir: sedikit membawa rahmat... Berlebihan membawa bencana... I may sound weird, but i miss my childhood memories time banjir... Back then, setiap kali banjir, sungai berdekatan melinpah sampai jalan raya... & villagers ambik kesempatan memukat/menjala/memancing ikan 'darat' - ikan sebelah nabi, ikan sepat, ikan puyu & banyak lagi ikan bermusim... & hanya musim banjir saja berpeluang merasa ikan 'darat' tersebut...sesetengah just datang untuk 'main' air- rasa deruan air banjir di atas jalan(x dalam sangat melainkan terjun ke dalam sawah/sungai berdekatan=).. A happy childhood memories with my younger brother & sisters! but then, bila besar sikit, sungai diperluaskan dan tiada lagi banjir besar... & jarang berpeluang merasa ikan 'darat' lagi... seandainya masa dapat diputarkan kembali, i would love to 'feel the good moment' again...
Tuesday, 3 December 2013
tribute : i love you lillah!
no word could explain how grateful i am to have friend that could turn into a heroin whenever i was in the-damsel-in-distress mode... & transform into the faithful companion when i choose something(certainly habis tawaf area KB or shopping complex bila mood 'tak nak yang ni, yang tu pun tak nak, the other one pun tak nak" menjelma... & acting as the most caring 'kekasih' untuk layan idea mengade nak cari tempat makan lain dari yang lain... Or sometimes jadi buddy pegi jauh-jauh semata-mata nak cari ice cream Baba @ Rantau Panjang / chocolate @ Pengkalan Kubur .. Or the one yang bagi shelter bila rumah terkunci/ takut bila something scary happened... I dont need thousand friends, i just need a friend that was always there for me... Thank you for being my perfume! (perumpamaan berkawan dengan penjual minyak wangi= turut wangi jugak & vice versa)...
Monday, 2 December 2013
being emotional, i guess
http://genta-rasa.com/2013/12/02/paksakan-cintanya/#more-2702
The applicable one:
1) ilmu manusia yang terbatas tidak dapat menjangkau ilmu Alah yang maha luas... Quite hard to turn that 50:50 to 100:0 since i had lots to be grateful...limited bonding moment & time to be an adult (oh, hard to let go that enjoy-x-ingat-dunia part... Friendship for few years /more than a decade takkan same dengan new friendship... I know the door was always open for me anytime untuk datang just for leisure(provided tak balik kampung) but it wouldnt be the same... & drastically change lifestyle - from just walking, budget ngam2 dekat2 time masuk keje to drive - although boleh kira berapa traffic light/just ikut jalan kampung je, still a major change for me... & lepaskan a place that i call home & take hampir setahun pilih what i want & conquer it alone & sometimes my buddy jadi maid tak bergaji, which i never asked/expect pun... & switch from paper-oriented work to people-oriented work, oh memang major change... plus xde occupational therapist/ENT junior/X-ray friend/A&E's -bolehla-cari-bila-betul-betul-perlu/dietitian/ that friendly female HOD yang slalu jadi teman borak time lintas jalan nak pegi keje/many familiar faces yang memang xkan jumpa dah... Coupled with the timeframe yang agak singkat dari tempoh apply to supposed-to-be-there date, drastic sangat till i'm in 'septic shock' state(memangla dah agak tapi still, untuk ubah routine few years secara mengejut bila a month ago xterfikir langsung akan buat begini, agak payah)... Or better call it as SIRS / Systemic Inflammatory Response Syndrome... & i havent found any remedy yet except learning to let go everything slowly, so that when the time really come, my mental, at very least favour 51%:49%.... I dont know for sure , but that 50:50 keep me sane in case there's sudden U -turn & let's say, my lifestyle takkan berubah...
birthday: new perspective
http://langitilahi.com/14651
I do know that some people 'berpuasa' during their birthday... But certainly not me... in fact, a day when i turned another 1 year younger oppps, older had been an exclusive day with loved one... Or maybe with special friends...i really hate to work during my birthday, maybe because it was school holidays back then, when i was young... that once a year occassion always be an exclusive date for me.. Moreover, one of my 'kamceng' is just few days older,.. Hence, we always spend our times together - consider it as U & Me moment - for our birthday! However, this article gave me different perspective... After all, i cannot 'perasan muda' forever...
Subscribe to:
Posts (Atom)